Rumah dengan genteng adalah pemandangan yang sangat umum di Indonesia. Namun, untuk menjaga rumah genteng tetap awet dan tahan lama, diperlukan perawatan yang tepat. Nah, dalam artikel kali ini, kita akan membahas cara merawat rumah genteng agar tetap awet dan tahan lama.
Pertama-tama, penting untuk membersihkan genteng secara berkala. Pakar konstruksi, Budi Santoso, mengatakan bahwa debu dan kotoran yang menempel pada genteng dapat menyebabkan kerusakan jika dibiarkan terlalu lama. “Membersihkan genteng setidaknya dua kali dalam setahun dapat membantu mencegah kerusakan akibat kotoran dan jamur,” ujarnya.
Selain membersihkan genteng, periksa juga apakah ada genteng yang retak atau rusak. Jika ada, segera perbaiki dengan bahan yang sesuai agar kerusakan tidak bertambah parah. Menurut ahli tata bangunan, Dian Kusuma, genteng yang retak dapat menjadi pintu masuk air hujan dan menyebabkan bocor. “Pastikan genteng yang rusak segera diperbaiki untuk mencegah kerusakan lebih lanjut,” tambahnya.
Selain itu, lakukan juga pengecatan ulang genteng secara berkala. Menurut produsen cat terkemuka, PT Cat Sejahtera, pengecatan ulang genteng setiap 3-5 tahun dapat membantu melindungi genteng dari perubahan cuaca dan sinar UV yang dapat merusak lapisan pelindung genteng.
Selain itu, pastikan juga ventilasi rumah berfungsi dengan baik. Menurut arsitek terkenal, Andi Wijaya, ventilasi yang baik dapat membantu mengurangi kelembaban di bawah genteng yang dapat menyebabkan pertumbuhan lumut dan jamur. “Pastikan ventilasi rumah selalu terbuka agar udara dapat mengalir dengan lancar di bawah genteng,” sarannya.
Terakhir, jangan lupa untuk melakukan perawatan secara berkala oleh profesional. Menurut pengalaman saya, memang perawatan rumah genteng memerlukan biaya dan tenaga ekstra, namun dengan melakukan perawatan secara rutin, Anda dapat memperpanjang umur rumah genteng Anda.
Sekian artikel kali ini tentang cara merawat rumah genteng agar tetap awet dan tahan lama. Semoga bermanfaat dan selamat merawat rumah genteng Anda!